Thursday, August 31, 2006

Sahabat baru bisa di dapat di mana saja

Seminggu yang lalu, aku mengikuti seminar Nasional Mikrobiologi di Hotel Quality Solo. Dari instansiku, aku datang seorang diri. Aku sudah membayangkan, betapa BeTe nya kalo aku di sana sendiri. Mana aku harus membawakan presentasi makalahku....
Tapi, ternyata di hari pertama, ketika aku pertama memasuki ruangan seminar, aku bertemu dengan seorang Dosen dari Jember, dosen KG, namanya mbak Ayu. Ternyata dia juga dateng sendirian. Kemudian datang lagi seseorang peserta dari Bogor, tapi dia lebih muda umurnya dari aku, namanya Dian.
Wah, ahirnya sepanjang acara seminar kita terus bertiga. Ketika waktu berpisah tiba, karena kita harus kembali ke instansi masing masing, rasanya sedih banget. Rasanya kita seperti dah kenal lama...
Ternyata, kita bisa mendapat sahabat baru dimanapun.....
Mendapatkan sahabat-sahabat baru, bagiku seperti mendapat hadiah yang sangat berharga...

Sahabat baru bisa di dapat di mana saja

Seminggu yang lalu, aku mengikuti seminar Nasional Mikrobiologi di Hotel Quality Solo. Dari instansiku, aku datang seorang diri. Aku sudah membayangkan, betapa BeTe nya kalo aku di sana sendiri. Mana aku harus membawakan presentasi makalahku....
Tapi, ternyata di hari pertama, ketika aku pertama memasuki ruangan seminar, aku bertemu dengan seorang Dosen dari Jember, dosen KG, namanya mbak Ayu. Ternyata dia juga dateng sendirian. Kemudian datang lagi seseorang peserta dari Bogor, tapi dia lebih muda umurnya dari aku, namanya Dian.
Wah, ahirnya sepanjang acara seminar kita terus bertiga. Ketika waktu berpisah tiba, karena kita harus kembali ke instansi masing masing, rasanya sedih banget. Rasanya kita seperti dah kenal lama...
Ternyata, kita bisa mendapat sahabat baru dimanapun.....
Mendapatkan sahabat-sahabat baru, bagiku seperti mendapat hadiah yang sangat berharga...

Thursday, August 10, 2006

Cinta (Untuk Kehidupan)

Mereka yang tidak menyukainya menyebutnya tanggung jawab,
Mereka yang bermain dengannya, menyebutnya sebuah permainan,
Mereka yang tidak memilikinya, menyebutnya sebuah impian,
Mereka yang mencintai, menyebutnya takdir.

Kadang Tuhan yang mengetahui yang terbaik,
akan memberi kesusahan untukmenguji kita.
Kadang Ia pun melukai hati, supaya hikmat-Nya bisa tertanam dalam.
Jika kita kehilangan cinta, maka pasti ada alasan di baliknya.
Alasan yangkadang sulit untuk dimengerti, namun kita tetap harus percaya bahwa ketikaIa mengambil sesuatu, Ia telah siap memberi yang lebih baik.
Mengapa menunggu?Karena walaupun kita ingin mengambil keputusan, kita tidak ingin tergesa-gesa.
Karena walaupun kita ingin cepat-cepat, kita tidak ingin sembrono.
Karena walaupun kita ingin segera menemukan orang yang kita cintai, kita tidak ingin kehilangan jati diri kita dalam proses pencarian itu.
Jika ingin berlari, belajarlah berjalan duhulu,
Jika ingin berenang, belajarlah mengapung dahulu,
Jika ingin dicintai, belajarlah mencintai dahulu.

Pada akhirnya, lebih baik menunggu orang yang kita inginkan, ketimbang memilih apa yang ada.
Tetap lebih baik menunggu orang yang kita cintai, ketimbang memuaskan diri dengan apa yang ada.T
etap lebih baik menunggu orang yang tepat, Karena hidup ini terlampau singkat untuk dilewatkan bersama pilihan yangsalah,
karena menunggu mempunyai tujuan yang mulia dan misterius.

Perlu kau ketahui bahwa Bunga tidak mekar dalam waktu semalam,
Kota Roma tidak dibangun dalam sehari,
Kehidupan dirajut dalam rahim selama sembilan bulan,
Cinta yang agung terus bertumbuh selama kehidupan.

Kebanyakan hal yang indah dalam hidup memerlukan waktu yang lama,
Danpenantian kita tidaklah sia-sia.
Walaupun menunggu membutuhkan banyak hal - iman, keberanian, dan pengharapan- penantian menjanjikan satu hal yang tidak dapat seorangpun bayangkan.
Pada akhirnya. Tuhan dalam segala hikmat-Nya, meminta kita menunggu, karena alasan yang penting.

Friday, July 07, 2006

...........

Ternyata susah untuk mencoba mengerti perasaan orang lain. Apa yang menurut kita baik, belum tentu baik pula diterima orang lain. Tapi ini membuat aku makin mengerti bahwa setiap orang punya karakter sendiri-sendiri. Dan, ini membuat aku makin sabar menghadapi orang-orang di sekelilingku, terutama orang-orang yang dekat dengan ku. Dalam hidup bermasyarakat pun pasti akan sering terjadi seperti itu. Dan aku harus siap menhadapi semua itu di kemudian hari...

Wednesday, June 28, 2006

Sampai Menutup Mata

Embun di pagi buta
Menebarkan bau basah
Detik demi detik kuhitung
Inikah saat ku pergi

Oh Tuhan kucinta dia
Berikanlah aku hidup
Tak kan ku sakiti dia
Hukum aku bila terjadi

Aku tak mudah untuk mencintai
Aku tak mudah mengaku ku cinta
Aku tak mudah mengatakan
Aku jatuh cinta

Senandungku hanya untuk cinta
Tirakatku hanya untuk engkau
Tiada dusta
Sumpah ku cinta
Sampai ku menutup mata

Cintaku ....
sampai ku menutup mata...




By. Aca Sepriasa
OST. HEART


Lagi seneng nih sama lagu ini.
Semoga aku bisa punya perasan cinta seperti ini....(He..he..)

Sunday, June 25, 2006

Alya, my little angel.....

Hari minggu kemarin, aku mengunjungi keponakanku, setelah selama 3 minggu aku tidak bertemu dengannya. Lama tidak bertemu, banyak perubahan yang terjadi padanya.
Keponakanku ini bernama Alya, Alya Tannaya Riznita. Umurnya baru 2 tahun lebih.
Dia sangat suka sekali ager-ager, setiap kali aku mengunjunginya aku selalu membawakan makanan kesukaannya itu, sampe-sampe setiap dia makan ager-ager dia menganggap itu aku yang beliin...
Kemarin dia sangat lucu sekali. Dia becerita denganku, menyayi, tertawa......Bahagia rasanya melihat keceriaan di wajahnya. Bibir kecilnya bergerak-gerak lucu kalo dia sedang bercerita sesuatu. Tawa yang meluncur dari bibirnya menambah wajahnya menjadi lebih cantik dan lucu...
Ya Tuhan, pasti aku akan selalu merindukannya jika lama tak bertemu dengannya.
Alya, my little angel, tante sayang sekali padamu.
Jadilah anak yang pintar, sholehah, berbakti pada ayah bundamu. Doa tante selalu buatmu.

Tuesday, June 20, 2006

...................

Kemarin sore, aku bertemu mantan dosen pembimbingku di kantornya, setelah 2 bulan lebih kita tidak bertemu, karena kesibukan kita masing-masing.
Kangen sekali rasanya dengan ibundaku ini. Beliau ini sangat berperan besar dalam keberhasilan studiku. Namanya bu Wiwik, lengkapnya Prof. Dr.Siti Muslimah Widyastuti, M.Sc.
Beliau ini tidak hanya sebagai dosen pembimbingku, tapi juga seorang ibu bagiku. Walaupun di mata mahasiswanya beliau terkenal ”killer”, tapi tidak di mataku, walo aku kadang sering kena marah juga, sih.....(tapi ini karena kesalahanku he..he...). Beliau sangat memperhatikanku, bukan hanya dalam urusan studi dan karirku, tapi juga masalah pribadiku. Banyak nasehat-nasehatnya selama ini yang menguatkan aku dalam menjalani hidup ini.
Tuhan, terima kasih Engkau telah pertemukan aku dengan beliau. Sampai kapanpun aku tidak akan pernah melupakan beliau. Aku akan menghormatinya seperti ibuku sendiri.
Bu Wik, doa saya selalu untuk ibu.
Bagiku, orang-orang di sekitarku, orang-orang yang menyayangi dan memperhatikan aku, adalah harta yang tak ternilai harganya yang diberikan Tuhan untukku.

Sunday, June 18, 2006

MALAIKAT DI RUMAH

Suatu ketika seorang bayi siap untuk dilahirkan ke dunia. Menjelang diturunkan ia bertanya kepada Tuhan. “Para malaikat di sini mengatakan bahwa besok Engkau akan mengirimku ke dunia, tapi bagaimana caranya saya hidup di sana, sedangkan saya begitu kecil dan lemah?” sang bayi bertanya.
Tuhan menjawab, “Aku telah memilih satu malaikat untukmu, ia akan menjaga dan mengasihimu.”
“Tapi di surga , aku hanya bernyanyi, bermain dan tertawa. Ini cukup bagiku untuk bahagia,” kata sang bayi. Tuhan pun menjawab, “Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari, dan kamu akan merasakan kehangatan cintanya dan jadi lebih berbahagia.”
Sang bayi bertanya lagi, “ Dan bagaimana saya bisa mengerti saat orang-orang berbicara jika saya tidak mengerti bahasa mereka?” Lagi-lagi Tuhan menjawab, “ Malaikatmu akan berbicara kepadamu dengan bahasa yang paling indah yang pernah kamu dengar, dan dengan penuh kesabaran dan perhatian dia akan mengajarkan bagaimana kamu berbicara.”
Sang bayi masih bertanya ,” Dan apa yang harus saya lakukan saat saya ingin berbicara kepada Mu?” Sekali lagi Tuhan menjawab “ Malaikatmu akan mengajarkan bagaimana caranya berdoa dan berbicara kepada Ku, meskipun sebenarnya Aku sangat dekat denganmu.”
Masih belum puas, sang bayi bertanya lagi, “Saya mendengar bahwa dii bumi banyak orang jahat, siapa yang akan melindungiku dari orang-orang jahat itu?” Dengan penuh kesabaran Tuhan pun berujar “ Malaikatmu akan melindungimu, walaupaun kadang nyawa taruhannya.”
Si bayi tetap belum puas dan melanjutkan pertanyaannya. “ Tapi saya akan bersedih karena aku tidak bisa melihat Engkau lagi.” Tuhan menghibur, “Malaikatmu akan menceritakan kepadamu tentang Aku, dan akan mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali kepada Ku, walaupun Aku selalu ada di sisimu.”
Saat itu juga , surga begitu tenangnya, sehingga suara dari bumi dapat terdengar. Sang bayi bertanya dengan suara lirih. “ Tuhan, jika saya harus pergi sekarang, bisakah Engkau memberitahu siapa nama malaikat itu?”
Dengan segala kasih Tuhan menjawab,” Kamu dapat memanggilnya dengan sebutan Ibu…..”


Ibu merupakan seseorang yang sangat berarti bagi kita. Di saat kita sedih, menangis, saat kita terluka, dia akan selalu ada di sisi kita, memberikan kehangatan dan menegarkan hati kita. Dia tidak pernah menuntut balas terhadap kebaikan yang telah dia lakukan untuk kita….
Pantas saja jika Tuhan pun menyebut dia sebagai malaikat….

Hik..hik… jadi sedih, ya ngebacanya........:-(